Main Menu
Home
Newsletters
Search
Links
Contact Us
Clock
Syndicate

 
 
 
Designed by nds for SSP
Home arrow Newsletters arrow SURAT TANDA PENDAFTARAN USAHA WARALABA
SURAT TANDA PENDAFTARAN USAHA WARALABA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 17 May 2006
Pengaturan mengenai pendaftaran usaha waralaba selama ini mengacu pada Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 259/MPP/Kep/7/1997 (“Kepmen No. 259”).

Namun dengan dikeluarkannya peraturan baru yang menggantikan Kepmen No. 259, yaitu Peraturan Menteri Perdagangan No. 12/M-DAG/PER/3/2006 (“Peraturan Menteri No. 12”) mengenai Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba (STPUW), maka pelaku usaha waralaba harus tunduk pada ketentuan dalam peraturan baru ini.  

Beberapa hal baru yang ada dalam Peraturan Menteri No. 12 adalah mengenai kepemilikan dan ahli waris yang harus dimuat dalam perjanjian waralaba. Pasal 6 (j) Peraturan Menteri No. 12 mensyaratkan bahwa perjanjian waralaba sedikitnya memuat  beberapa hal, termasuk “kepemilikan dan ahli waris”. 

Peraturan Menteri No. 12 juga membedakan jangka waktu perjanjian waralaba antara pemberi waralaba dan penerima waralaba utama, dan perjanjian waralaba antara penerima waralaba utama dan penerima waralaba lanjutan. Pasal 7 (1) mengatur bahwa jangka waktu perjanjian waralaba antara pemberi waralaba dan penerima waralaba utama berlaku minimum 10 tahun. Sedangkan Pasal 7 (2) mengatur bahwa jangka waktu perjanjian waralaba antara penerima waralaba utama dan penerima waralaba lanjutan berlaku minimum 5 tahun. 

Mengenai masa penyesuaian, Pasal 25 mengatur bahwa penerima waralaba utama/penerima waralaba lanjutan yang telah memiliki STPUW wajib melakukan penyesuaian dengan ketentuan dalam peraturan baru ini dan diberikan tenggang waktu 1 tahun terhitung sejak tanggal ditetapkannya Peraturan Menteri No. 12.   

Untuk sementara waktu, penerapan dari ketentuan baru ini masih perlu dipertimbangkan kembali, mengingat beberapa hal belum jelas. Misalnya masalah jangka waktu perjanjian, tidak disebutkan dalam hal perjanjian waralaba biasa (bukan utama ataupun lanjutan), apakah berlaku minimum 10 tahun seperti jangka waktu perjanjian untuk penerima waralaba utama. Demikian pula mengenai penyesuaian terhadap ketentuan baru ini, yaitu apakah terhadap perjanjian yang sudah berjalan antara pemberi waralaba dan penerima waralaba biasa harus dilakukan perubahan penyesuaian jangka waktunya.

Last Updated ( Friday, 22 February 2008 )
 
< Prev   Next >
Quick Search